Engkaulah Pahlawan-Pahlawan Merapi
Bencana letusan Gunung Merapi beberapa waktu yang lalu telah menyebabkan kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit baik dari sisi materil ataupun immateril. Akan tetapi dalam keadaan serba sulit tersebut, masih banyak orang-orang yang mau dan rela mengorbankan apa-apa yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang lain. Mereka itulah pahlawan yang sebenarnya. Berikut ini beberapa di antaranya :
Seorang pedagang kecil ambil tabungan haji, sediakan kebutuhan pengungsi. Kupeluk berkaca-kaca, “Kau mabrur sebelum berhaji !”
Sebuah rumah sederhana berkamar 3 tampung 100 pengungsi Merapi. Kusalami haru, “Istana surgamu pasti megah sekali !”
Sebuah rencana walimah, anggaran & berasnya dialihkan ke barak Merapi. Kusembahkan jemari di dada, “Kalian pengantin surga !”
Seorang penjual gudheg, sedekahkan dagangan sepekan untuk Merapi. Kuselamati, “Butir nasi & serpih nangka bertasbih untukmu !”
Juru masak hotel berbintang ambil cuti 3 pekan, layani dapur umum Merapi. Kutakjubi, “Harum aroma masakanmu sampai ke surga !”
Tukang pijat&tukang cukur hibahkan keahlian, keliling barak-barak. Kugeleng-geleng, “Kebermanfaatan surgawi sungguh buat iri !”
Para dokter nan tinggalkan ruang nyaman ber-AC & keberlimpahan untuk berdebu-debu, kusenyumkan syukur terbaik, “JazakumuLlah Khair !”
Seorang dokter hewan keliling evakuasi ternak, suntikkan nutrisi tuk sapi-sapi. Kutundukkan kepala, “Kebergunaan nan memukau !”
Pemulia insan nan tak gentar abu & gemuruh api, yang terus berjuang temukan warga, hidup maupun mati. “Speechless tuk kalian !”
Pemuda-pemudi yang kembalikan dirinya jadi kanak-kanak, bermain bersama bocah-bocah pengungsi. “Kalian lebih hebat dari Batman !“
Dai-dai nan menguatkan hati, sedia mendengar tanpa banyak menasehati, kehadirannya di barak mencahayai. “Allah bersama kalian !“
by Salim A. Fillah taken from http://islamedia-online.blogspot.com





